<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Standardisasi</title>
	<atom:link href="http://standardisasi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://standardisasi.wordpress.com</link>
	<description>Sekedar catatan online Standardisasi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Dec 2011 03:07:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='standardisasi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/cca2193164f2ae7d430c5ac14e238c34?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Standardisasi</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://standardisasi.wordpress.com/osd.xml" title="Standardisasi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://standardisasi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Finalisasi Rancangan Peraturan Daerah</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/27/finalisasi-rancangan-peraturan-daerah/</link>
		<comments>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/27/finalisasi-rancangan-peraturan-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 03:07:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>standardisasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Finalisasi Rancangan Peraturan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peraturan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Rancangan Peraturan Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://standardisasi.wordpress.com/?p=3747</guid>
		<description><![CDATA[Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Makassar akhirnya melakukan finalisasi rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif tentang pengaturan rumah kos, kemarin. Rencananya raperda tersebut akan ditetapkan pada rapat paripurna DPRD Makassar, Jumat (30/12) mendatang. Dalam raperda inisiatif pengaturan rumah kos tersebut, terdapat beberapa hal yang diatur secara ketat, seperti pemisahan antara penghuni lakilaki dan perempuan, keharusan mengantongi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3747&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Makassar akhirnya melakukan finalisasi rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif tentang pengaturan rumah kos, kemarin. Rencananya raperda tersebut akan ditetapkan pada rapat paripurna DPRD Makassar, Jumat (30/12) mendatang. Dalam raperda inisiatif pengaturan rumah kos tersebut, terdapat beberapa hal yang diatur secara ketat, seperti pemisahan antara penghuni lakilaki dan perempuan, keharusan mengantongi izin usaha, izin membangun bangunan (IMB) rumah kos, dan sanksi yang akan dikenakan jika pemilik rumah kos melanggar.</p>
<p>Pada pasal tentang sanksi bagi pemilik rumah kost yang melanggar diancam pidana kurungan paling lama tiga bulan atau dikenakan denda sebesar Rp50 juta. Terkait sanksi itu, sejumlah anggota Dewan sempat melakukan protes, kendati pada akhirnya menerima ketentuan sanksi tersebut. “Sesuai aturan yang tertuang pada Undang-undang Nomor 12 tahun 2011 terkait penentuan sanksi. Maka denda sebesar Rp50 juta atau kurungan paling lama tiga bulan itu memungkinkan diberlakukan.<br />
<span id="more-3747"></span></p>
<p>Sehingga, pemilik rumah kos yang melanggar perda ini dapat dikenakan sanksi tersebut,”ujar Kepala Bagian Hukum Pemkot Makassar Apriady di DPRD Makassar, kemarin. Sekretaris Pansus Raperda Rumah Kos,Iqbal Djalil mengatakan, subtansi raperda tersebut adalah berupaya meminimalisir terjadinya tindak asusila maupun tindak kejahatan dirumah-rumah kos.</p>
<p>“Kan bisa dilihat, perilaku seks diluar nikah juga banyak terjadi ditempat kos. Yang seperti ini mau diminimalisir,” terangnya. Sementara itu, Anggota Pansus Raperda Rumah Kos, Adi Rasyid Ali mengatakan, butuh keseriusan dari pemkot, pemerintah kecamatan hingga kelurahan untuk mengawal jalannya perda ini.Terutama dalam mengawasi usaha rumah kos khususnya pemisahan jenis kelamin penghuni.</p>
<p>“Butuh pengawasan ketat dari pemkot dan pelaksanaan sosialisasi harus menyentuh langsung pemilik rumah kos.Jangan sampai hanya jadi perda mandul. Akan jadi masalah juga nantinya, kalau kami di DPRD yang menginisiasi tetapi sulit untuk dijalankan,” ungkap Ketua Fraksi Demokrat DPRD Makassar itu, kemarin. Terkait finalisasi raperda pengaturan rumah kost yang merupakan inisiatif DPRD Makassar, Badan Legislasi membuka ruang bagi masyarakat untuk mengajukan keberatan terkait hal-hal yang diatur dalam raperda tersebut.</p>
<p>Kendati demikian, badan Legislasi menegaskan, nota keberatan terhadap raperda ini harus diajukan ke Dewan dengan kerangka acuan yang jelas. “Kalau ada masyarakat yang masih keberatan dengan pasal-pasal yang diatur, kami membuka diri pada mereka untuk mengajukan keberatan. Sehingga nantinya bisa dilakukan revisi terbatas, walaupun nantinya sudah ditetapkan. Apalagi ini ada masa sosialisasi,” pungkas Ketua Badan Legislasi DPRD Makassar Abd Wahab Tahir, kemarin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/standardisasi.wordpress.com/3747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/standardisasi.wordpress.com/3747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/standardisasi.wordpress.com/3747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/standardisasi.wordpress.com/3747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/standardisasi.wordpress.com/3747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/standardisasi.wordpress.com/3747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/standardisasi.wordpress.com/3747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/standardisasi.wordpress.com/3747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/standardisasi.wordpress.com/3747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/standardisasi.wordpress.com/3747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/standardisasi.wordpress.com/3747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/standardisasi.wordpress.com/3747/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/standardisasi.wordpress.com/3747/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/standardisasi.wordpress.com/3747/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3747&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/27/finalisasi-rancangan-peraturan-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db4094e374a25269a265209fba45da00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">standardisasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tujuan Perpanjangan Masa Tugas Timwas DPR</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/20/tujuan-perpanjangan-masa-tugas-timwas-dpr/</link>
		<comments>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/20/tujuan-perpanjangan-masa-tugas-timwas-dpr/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 02:15:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>standardisasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Perpanjangan Masa Tugas Timwas DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan Perpanjangan Masa Tugas Timwas DPR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://standardisasi.wordpress.com/?p=3745</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu tujuan perpanjangan masa tugas Timwas DPR untuk proses hukum skandal Bank Century adalah memacu keberanian KPK dan memantau responsnya. Demikian dikemukakan anggota tim pengawas pelaksanaan rekomendasi panitia khusus (Timwas) DPR untuk Bank Century, Bambang Soesatyo, Senin (19/12/2011) malam, kepada Kompas, di Jakarta. Dengan perpanjangan itu, ungkap Bambang, Timwas DPR harus mendapat kepastian para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3745&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu tujuan perpanjangan masa tugas Timwas DPR untuk proses hukum skandal Bank Century adalah memacu keberanian KPK dan memantau responsnya. Demikian dikemukakan anggota tim pengawas pelaksanaan rekomendasi panitia khusus (Timwas) DPR untuk Bank Century, Bambang Soesatyo, Senin (19/12/2011) malam, kepada Kompas, di Jakarta.</p>
<p>Dengan perpanjangan itu, ungkap Bambang, Timwas DPR harus mendapat kepastian para pemimpin baru di KPK tidak akan menelantarkan proses hukum skandal Bank Century, seperti pimpinan periode yang lalu. Melalui Timwas, DPR harus merespons apa pun hasil akhir audit forensik yang rencananya diumumkan Jumat (23/12/2011). Apalagi, sudah muncul kekhawatiran hasil audit forensik yang akan diumumkan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) telah disederhanakan sedemikian rupa dan tidak sesuai dengan ekspektasi publik yang sudah menunggu,&#8221; ujar Bambang.<br />
<span id="more-3745"></span></p>
<p>Oleh karena itu, tambah Bambang, Timwas berharap pimpinan BPK harus berani melawan tekanan dari mana pun. &#8220;Sebab, hasil sementara dari audit forensik BPK itu menunjukkan adanya dana talangan Bank Century yang dialirkan kepada kelompok-kelompok tertentu untuk membiayai kegiatan politik tahun 2009. Kalau temuan ini dihapus alias tidak diungkap oleh BPK, tantangan bagi proses hukum skandal Bank Century semakin berat,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>BPK, lanjut Bambang, sudah menunjukkan gelagat perubahan sikap. &#8220;Ada indikasi pimpinan BPK berada dalam tekanan dan ancaman. Sebab, salah satu unsur pimpinan BPK pun sedang bermasalah dengan hukum, karena ada dua kasus yang setiap saat siap digelar di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Faktor inilah yang diduga akan menyederhanakan hasil audit forensik BPK,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Bambang, jika benar hal itu yang terjadi, Timwas DPR tentunya harus berkoordinasi lagi dengan KPK agar ada jaminan proses hukum skandal Bank Century ini tidak menemui jalan buntu. Apalagi, KPK sendiri diketahui sudah menggenggam bukti tentang aliran dana talangan itu. Pimpinan KPK yang baru bisa memeriksa ulang seorang pejabat BI yang diduga cukup mengetahui aliran dana talangan Bank Century,&#8221; kata Bambang, tak merinci siapa pejabat BI yang dimaksud itu. Ketua BPK Hadi Purnomo pernah menyatakan kepada media, pihaknya tidak akan terintervensi oleh pihak mana pun. Ia akan tetap bersikap independen.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/standardisasi.wordpress.com/3745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/standardisasi.wordpress.com/3745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/standardisasi.wordpress.com/3745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/standardisasi.wordpress.com/3745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/standardisasi.wordpress.com/3745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/standardisasi.wordpress.com/3745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/standardisasi.wordpress.com/3745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/standardisasi.wordpress.com/3745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/standardisasi.wordpress.com/3745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/standardisasi.wordpress.com/3745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/standardisasi.wordpress.com/3745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/standardisasi.wordpress.com/3745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/standardisasi.wordpress.com/3745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/standardisasi.wordpress.com/3745/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3745&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/20/tujuan-perpanjangan-masa-tugas-timwas-dpr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db4094e374a25269a265209fba45da00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">standardisasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kawasan Strategis Nasional Mamminasata</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/19/kawasan-strategis-nasional-mamminasata/</link>
		<comments>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/19/kawasan-strategis-nasional-mamminasata/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 01:43:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>standardisasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Update]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Strategis Nasional Mamminasata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://standardisasi.wordpress.com/?p=3739</guid>
		<description><![CDATA[Makassar beserta tiga kota penyangga Maros, Sungguminasa, dan Takalar berkembang cukup pesat. Tuntutan aksesbilitas yang cepat dan murah sudah menjadi keharusan seiring penerapan Kawasan Strategis Nasional Mamminasata.Untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, dibutuhkan solusi transportasi massal yang memadai, cepat, dan berbiaya murah.Berdasarkan data media, jumlah pengguna angkutan umum di Mamminasata mencapai 1,6 juta setiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3739&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Makassar beserta tiga kota penyangga Maros, Sungguminasa, dan Takalar berkembang cukup pesat. Tuntutan aksesbilitas yang cepat dan murah sudah menjadi keharusan seiring penerapan Kawasan Strategis Nasional Mamminasata.Untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, dibutuhkan solusi transportasi massal yang memadai, cepat, dan berbiaya murah.Berdasarkan data media, jumlah pengguna angkutan umum di Mamminasata mencapai 1,6 juta setiap harinya. Diprediksi, dalam lima tahun kedepan, akan terus meningkat menjadi 2,2 juta jiwa. Dikhawatirkan, pertumbuhan penumpang tersebut akan menjadi masalah jika tidak dilakukan penanganan sejak dini.</p>
<p>Apalagi, Makassar masuk dalam enam kota metropolitan dengan tingkat kemacetan parah. Memasuki pertengahan 2011, angin segar pembenahan transportasi di Kota Makassar berhembus.Adalah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menggagas moda transportasi massal monorel yang membelah tiga kota di Mamminasata, yakni Makassar, Sungguminasa, dan Maros.<br />
<span id="more-3739"></span></p>
<p>Proyek transportasi massal yang diperkirakan menelan anggaran hingga Rp4 triliun ini melibatkan konsorsium bersama Kalla Group dengan perusahaan Para Group milik pengusaha ternama Chairul Tanjung. Direktur Pengembangan PT Hadji Kalla Solihin Kalla, mengemukakan,transportasi publik harus memenuhi syarat ramah lingkungan dan menembus sudut perkotaan.</p>
<p>Di samping itu, tidak menambah kemacetan yang sudah ada. ”Monorel adalah solusinya. Kami siap berinvestasi Rp4 triliun guna membangun 40 km monorel dalam tiga tahap.Tahap pertama segera dimulai pertengahan tahun depan,” ujarnya. Untuk tahap pertama,proyek ini akan dimulai pada awal 2012 mendatang dan akan difokuskan untuk pembangunan jalur monorel Daya-Lapangan Karebosi sepanjang 14 kilometer.</p>
<p>Jalur ini melewati jalan Jalan Perintis Kemerdekaan- Urip Sumoharjo-Jalan Bawakaraeng- Lapangan Karebosi, sebagai stasiun utama. Kemudian untuk tahap kedua, direncanakan pembuatan jalur monorel dari Karebosi- Sungguminasa yang melewati sejumlah jalur sterategis di Kota Makassar hingga Kabupaten Gowa,dengan memiliki panjang 12 kilometer.</p>
<p>Sedangkan untuk tahap ketiga dengan jalur Daya-Bandara Internasional Hasanuddin sepanjang 8 kilometer akan dibangun setelah kedua tahap di atas rampung.Sehingga total panjang moda transportasi massal modern yang membelah tiga kota ini sepanjang 30 kilometer. Dari setiap stasiun monorel nantinya,juga akan dilengkapi dengan sebuah perkantoran, shopping centre, serta coffee shop bagi calon penumpang.</p>
<p>Selain itu, disiapkan pula fasilitas perparkiran memadai sehingga kendaraan pribadi bisa diparkir,dan pemiliknya menggunakan monorel menuju perkantoran. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, monorel yang menjadi solusi mengatasi kemacetan tersebut akan menjadi kebanggaan masyarakat yang dapat ditunjukkan kepada dunia, sebagai satu-satunya dan pertama di Indonesia.</p>
<p>Proyek monorel ini akan disandingkan dengan pembangunan jaringan kereta api lintas Makassar-Parepare sepanjang 128 kilometer sebagai penjabaran pengembangan Koridor Sulawesi dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) “Sudah saatnya Sulsel khususnya Kota Makassar memiliki infrastruktur transportasi yang canggih,”ujar Syahrul.</p>
<p>Rel kereta api sepanjang 128 kilometer ini akan dikoneksikan dengan jalur kereta api yang membelah pulau Sulawesi bagian selatan hingga utara sepanjang 2.000 kilometer. Kini,kelanjutan realisasi proyek tersebut sementara memasuki tahap kajian oleh investor dan tim dari Pemprov, Pemkot, Pemerintah Kabupaten Gowa, dan Maros, sebelum pembangunan infrastruktur dimulai tahun depan. Kendati demikian, semua intansi terkait di Makassar sudah menyatakan kesiapannya membantu percepatan proyek itu. Seperti penataan ruang, pengaturan lalu lintas,serta pembebasan lahan warga yang dilalui rute monorel.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/standardisasi.wordpress.com/3739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/standardisasi.wordpress.com/3739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/standardisasi.wordpress.com/3739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/standardisasi.wordpress.com/3739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/standardisasi.wordpress.com/3739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/standardisasi.wordpress.com/3739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/standardisasi.wordpress.com/3739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/standardisasi.wordpress.com/3739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/standardisasi.wordpress.com/3739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/standardisasi.wordpress.com/3739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/standardisasi.wordpress.com/3739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/standardisasi.wordpress.com/3739/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/standardisasi.wordpress.com/3739/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/standardisasi.wordpress.com/3739/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3739&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/19/kawasan-strategis-nasional-mamminasata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db4094e374a25269a265209fba45da00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">standardisasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/17/gubernur-bank-indonesia-darmin-nasution/</link>
		<comments>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/17/gubernur-bank-indonesia-darmin-nasution/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 01:28:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>standardisasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Darmin Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://standardisasi.wordpress.com/?p=3737</guid>
		<description><![CDATA[Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan, naiknya peringkat utang Indonesia menjadi investment grade akan membawa pengaruh positif terhadap perusahaan dalam negeri. &#8220;Grade dari suatu negara akan berpengaruh kepada grade perusahaan terbaik di dalam negeri,&#8221; kata Darmin di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Jumat 16 Desember 2011. Darmin menjelaskan, predikat investment grade akan mengubah persepsi pasar terhadap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3737&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan, naiknya peringkat utang Indonesia menjadi investment grade akan membawa pengaruh positif terhadap perusahaan dalam negeri. &#8220;Grade dari suatu negara akan berpengaruh kepada grade perusahaan terbaik di dalam negeri,&#8221; kata Darmin di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Jumat 16 Desember 2011.</p>
<p>Darmin menjelaskan, predikat investment grade akan mengubah persepsi pasar terhadap perekonomian Indonesia. Investor akan melihat Indonesia sebagai negara yang sudah bagus sebagai tujuan investasi. Dampaknya, saat menerbitkan surat utang, cukup memberi imbal hasil lebih kecil. Tentunya, ini akan menambah efisiensi dalam menerbitkan obligasi bagi negara maupun perusahaan.<br />
<span id="more-3737"></span></p>
<p>Selain itu, Darmin mengatakan bahwa investment grade akan memberi implikasi bagi pemilik dana jangka panjang, karena investor akan datang ke Indonesia. Menurut Darmin, di negara maju seperti Amerika dan Jepang, dana jangka panjangnya dikelola oleh institusi dana pensiun. Namun, regulator di negara tersebut sulit mengizinkan dana pensiun berinvestasi di negara non investment grade.</p>
<p>“Dengan kita sudah meraih investment grade, terbuka kemungkinan pengelola dana jangka panjang menempatkan dana mereka,&#8221; katanya. Dengan demikian, Darmin menambahkan, sifat capital inflow akan berubah dari yang awalnya jangka pendek dan spekulatif menjadi jangka panjang. Tentunya, ini akan berdampak pada volatilitas rupiah yang jauh lebih bisa dikendalikan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/standardisasi.wordpress.com/3737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/standardisasi.wordpress.com/3737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/standardisasi.wordpress.com/3737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/standardisasi.wordpress.com/3737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/standardisasi.wordpress.com/3737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/standardisasi.wordpress.com/3737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/standardisasi.wordpress.com/3737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/standardisasi.wordpress.com/3737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/standardisasi.wordpress.com/3737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/standardisasi.wordpress.com/3737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/standardisasi.wordpress.com/3737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/standardisasi.wordpress.com/3737/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/standardisasi.wordpress.com/3737/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/standardisasi.wordpress.com/3737/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3737&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/17/gubernur-bank-indonesia-darmin-nasution/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db4094e374a25269a265209fba45da00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">standardisasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjalin Hubungan Asmara Dengan Saksi</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/12/menjalin-hubungan-asmara-dengan-saksi/</link>
		<comments>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/12/menjalin-hubungan-asmara-dengan-saksi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 01:40:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>standardisasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Menjalin Hubungan Asmara]]></category>
		<category><![CDATA[Menjalin Hubungan Asmara Dengan Saksi]]></category>
		<category><![CDATA[Saksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://standardisasi.wordpress.com/?p=3734</guid>
		<description><![CDATA[Seorang penyidik Polri yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan saksi dari dugaan suap pembangunan Wisma Atlet, Angelina Sondakh. Oleh karena itu, menurut Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, jika KPK berniat mengembalikan penyidik tersebut ke institusi Polri, pihaknya akan siap menerimanya kembali. &#8220;Yang jelas mereka ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3734&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang penyidik Polri yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan saksi dari dugaan suap pembangunan Wisma Atlet, Angelina Sondakh. Oleh karena itu, menurut Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, jika KPK berniat mengembalikan penyidik tersebut ke institusi Polri, pihaknya akan siap menerimanya kembali.</p>
<p>&#8220;Yang jelas mereka ini sudah kita tugaskan di sana secara full baik pembinaan maupun operasionalnya. Bilamana terjadi satu hal, misalnya mereka tidak dibutuhkan lagi akan dikembalikan ke kita. Tidak masalah, kita akan lihat lagi dan mengecek kembali permasalahannya,&#8221; ujar Saud dalam acara ramah-tamah Humas Polri di Pulau Pantara, Kepulauan Seribu, Minggu (11/10/2011).<br />
<span id="more-3734"></span></p>
<p>Saat ini, Saud mengaku, Polri belum menerima surat dari KPK. Jika surat itu didapat, kata Saud, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kepada penyidik yang telah empat tahun mengabdi di KPK itu. Jika terjadi kemungkinan pelanggaran pidana akibat hubungan asmara itu, kata mantan Kepala Densus 88 Antiteror, pihaknya akan menegakkan proses hukum. Jika tidak, maka ia dapat kembali bertugas sebagai personil resmi Polri.</p>
<p>&#8220;Nanti kita akan lihat apa permasalahannya dan khusus untuk kasus ini bilamana betul, kita akan pemeriksaan, pengecekan, masalah apa yang dihadapi anggota itu di lapangan. Bilamana ada masalah pidana, kita pidanakan. Kalau langgar etik, kita sidang etik kan,&#8221; pungkas Saud.</p>
<p>Seperti yang diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi mengakui telah menerima informasi bahwa salah satu penyidiknya telah menjalin hubungan dengan anggota Komisi X DPR asal Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, informasi mengenai hubungan tersebut diperoleh KPK sejak Oktober.</p>
<p>Menurutnya hubungan penyidik tersebut dengan janda dari (Alm) Adjie Pangestu itu terjadi sebelum kasus Wisma Atlet mencuat ke publik. Johan juga memastikan, persoalan hubungan asmara penyidik tersebut dengan Angie tidak akan memengaruhi penyidik-penyidik lainnya dalam mengusut kasus-kasus yang ditangani KPK.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/standardisasi.wordpress.com/3734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/standardisasi.wordpress.com/3734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/standardisasi.wordpress.com/3734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/standardisasi.wordpress.com/3734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/standardisasi.wordpress.com/3734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/standardisasi.wordpress.com/3734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/standardisasi.wordpress.com/3734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/standardisasi.wordpress.com/3734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/standardisasi.wordpress.com/3734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/standardisasi.wordpress.com/3734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/standardisasi.wordpress.com/3734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/standardisasi.wordpress.com/3734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/standardisasi.wordpress.com/3734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/standardisasi.wordpress.com/3734/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3734&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/12/menjalin-hubungan-asmara-dengan-saksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db4094e374a25269a265209fba45da00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">standardisasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Pendamping Xbox</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/10/aplikasi-pendamping-xbox/</link>
		<comments>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/10/aplikasi-pendamping-xbox/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 06:44:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>standardisasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi Pendamping]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi Pendamping Xbox]]></category>
		<category><![CDATA[Xbox]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://standardisasi.wordpress.com/?p=3731</guid>
		<description><![CDATA[Microsoft berencana agar aplikasi pendamping Xbox, bisa diunduh pada Selasa nanti. Aplikasi ini akan tersedia untuk pengguna Windows Phone (WP). Dilansir Win Rumors pada hariSelasa kemarin, dengan aplikasi ini pengguna bisa mengontrol konten dari Xbox LIVE Marketplace di Xbox 360 dengan WP. Aplikasi Xbox ini akan memberikan informasi dan rincian terkait tentang konten spesifik pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3731&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Microsoft berencana agar aplikasi pendamping Xbox, bisa diunduh pada Selasa nanti. Aplikasi ini akan tersedia untuk pengguna Windows Phone (WP). Dilansir Win Rumors pada hariSelasa kemarin, dengan aplikasi ini pengguna bisa mengontrol konten dari Xbox LIVE Marketplace di Xbox 360 dengan WP.</p>
<p>Aplikasi Xbox ini akan memberikan informasi dan rincian terkait tentang konten spesifik pada Xbox 360. Jika pengguna Xbox sedang mendengarkan musik, maka pengguna WP  bisa dengan mudah membawa informasi tentang lagu tersebut, seperti judul, artis dan album. Selain itu, aplikasi ini juga berfungsi sebagai kontroler yang memungkinkan pengguna WP untuk me-navigasi dashboard Xbox atau kontrol video dan memutar musik.<br />
<span id="more-3731"></span></p>
<p>Aplikasi ini merupakan bagian dari sejumlah pengalaman terintegrasi antara WP 7.5 dan dashboard Xbox yang baru. Model kontrol untuk WP ini bisa dikatakan memungkinkan pengguna untuk menggunakan ponsel mereka sebagai remote TV. Saat ini aplikasi tersebut hanya bisa digunakan untuk mengendalikan konten video, dan akan tersedia pada hari Selasa nanti di waktu yang sama dengan pembaruan dari dashboard Xbox 360.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/standardisasi.wordpress.com/3731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/standardisasi.wordpress.com/3731/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/standardisasi.wordpress.com/3731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/standardisasi.wordpress.com/3731/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/standardisasi.wordpress.com/3731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/standardisasi.wordpress.com/3731/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/standardisasi.wordpress.com/3731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/standardisasi.wordpress.com/3731/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/standardisasi.wordpress.com/3731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/standardisasi.wordpress.com/3731/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/standardisasi.wordpress.com/3731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/standardisasi.wordpress.com/3731/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/standardisasi.wordpress.com/3731/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/standardisasi.wordpress.com/3731/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3731&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/10/aplikasi-pendamping-xbox/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db4094e374a25269a265209fba45da00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">standardisasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LSM Laskar Antikorupsi Provinsi Sulbar</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/09/lsm-laskar-antikorupsi-provinsi-sulbar/</link>
		<comments>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/09/lsm-laskar-antikorupsi-provinsi-sulbar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 04:35:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>standardisasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[LSM Laskar Antikorupsi]]></category>
		<category><![CDATA[LSM Laskar Antikorupsi Provinsi Sulbar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://standardisasi.wordpress.com/?p=3728</guid>
		<description><![CDATA[LSM Laskar Antikorupsi Provinsi Sulbar (Lak- Sulbar) melaporkan kasus dugaan korupsi Pembangunan Gedung Keuangan Negara (GKN) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ke Polda Sulselbar di Makassar. Kami telah melaporkan dugaan korupsi pembangunan GKN Provinsi Sulbar ke Polda Sulselbar untuk ditangani sesuai aturan hukum yang berlaku,” kata Ketua Lak-Sulbar Muslim Fatillah Azis di Mamuju, kemarin. Laporan tersebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3728&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>LSM Laskar Antikorupsi Provinsi Sulbar (Lak- Sulbar) melaporkan kasus dugaan korupsi Pembangunan Gedung Keuangan Negara (GKN) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ke Polda Sulselbar di Makassar. Kami telah melaporkan dugaan korupsi pembangunan GKN Provinsi Sulbar ke Polda Sulselbar untuk ditangani sesuai aturan hukum yang berlaku,” kata Ketua Lak-Sulbar Muslim Fatillah Azis di Mamuju, kemarin. Laporan tersebut diterima Kepala Satuan Tindak Pidana Korupsi Polda Sulselbar AKBP Hadamin. Polda Sulselbar berjanji akan mengusut tuntas laporan dugaan korupsi itu.</p>
<p>“Dari informasi yang kami terima dari Polda Sulselbar,penanganan kasus dugaan korupsi GKN Sulbar telah dilakukan gelar perkara dan dalam waktu dekat akan dilakukan penyidikan dan penyelidikan,”ujarnya. Menurut dia, lembaganya melaporkan dugaan korupsi GKN Sulbar kepada aparat kepolisian untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi itu.<br />
<span id="more-3728"></span></p>
<p>Dengan begitu, dapat lebih dipercaya dalam mengusut tuntas setiap kasus dugaan korupsi yang terjadi di daerah ini. “Sengaja kasus dugaan korupsi tidak dilaporkan ke Kejati Sulselbar karena masyarakat ingin memercayakan penanganan korupsi kepada pihak kepolisian. Selain itu, antara polisi dan jaksa punya kewenangan yang sama dalam menangani perkara korupsi,” katanya.</p>
<p>Muslim berharap Polda Sulselbar dapat mengemban kepercayaan masyarakat dengan mengungkap kasus dugaan korupsi pembangunan Kantor GKN Sulbar. Menurutnya, kasus dugaan korupsi pembangunan Kantor GKN Sulbar telah merugikan negara karena kontraktornya tak merampungkan pembangunan gedung ini.“Padahal, pekerjaan telah beranggaran sekitar Rp65 miliar melalui APBN.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/standardisasi.wordpress.com/3728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/standardisasi.wordpress.com/3728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/standardisasi.wordpress.com/3728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/standardisasi.wordpress.com/3728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/standardisasi.wordpress.com/3728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/standardisasi.wordpress.com/3728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/standardisasi.wordpress.com/3728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/standardisasi.wordpress.com/3728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/standardisasi.wordpress.com/3728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/standardisasi.wordpress.com/3728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/standardisasi.wordpress.com/3728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/standardisasi.wordpress.com/3728/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/standardisasi.wordpress.com/3728/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/standardisasi.wordpress.com/3728/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3728&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/09/lsm-laskar-antikorupsi-provinsi-sulbar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db4094e374a25269a265209fba45da00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">standardisasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tak ada pilihan lagi bagi PSM</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/06/tak-ada-pilihan-lagi-bagi-psm/</link>
		<comments>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/06/tak-ada-pilihan-lagi-bagi-psm/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 02:30:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>standardisasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Update]]></category>
		<category><![CDATA[PSM]]></category>
		<category><![CDATA[Tak ada pilihan lagi bagi PSM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://standardisasi.wordpress.com/?p=3726</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada pilihan lagi bagi PSM selain menciptakan gol sebanyak mungkin pada laga perdananya saat menjamu Persiba Bantul di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (10/12) nanti. Kondisi lini depan PSM memang masih sedikit pincang.Hal itu dikarenakan duet striker asing Ilija Spasojevic dan bomber lokal M Rahmat yang dinilai kurang seimbang.Kualitas Spaso tak diragukan lagi. Sampai saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3726&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak ada pilihan lagi bagi PSM selain menciptakan gol sebanyak mungkin pada laga perdananya saat menjamu Persiba Bantul di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (10/12) nanti. Kondisi lini depan PSM memang masih sedikit pincang.Hal itu dikarenakan duet striker asing Ilija Spasojevic dan bomber lokal M Rahmat yang dinilai kurang seimbang.Kualitas Spaso tak diragukan lagi. Sampai saat ini, dia menjadi satusatunya striker berkualitas dan diharapkan bisa produktif. Sementara M Rahmat, masih memerlukan waktu untuk meningkatkan kepercayaan diri yang lebih besar seperti saat dia menjadi runner-up top skor di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) setengah musim lalu.</p>
<p>Saat ini, posisi juru gedor kelahiran Takalar,Sulsel ini,sedikit terancam lantaran pelatih Petar Segrt mulai memasang striker lokal anyar berusia muda yakni Qifly Tamara. Untuk partai perdana nanti,hanya Spaso-pangilan akrab Ilija- yang bisa dijadikan tumpuan utama.Bomber impor asal Montonegro ini diharapkan bisa mencetak gol sebanyak mungkin guna memastikan kemenangan tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini.<br />
<span id="more-3726"></span></p>
<p>Pada laga pertama di awal musim ini, PSM dituntut untuk mengamankan tiga poin penuh sebagai modal untuk mengarungi kompetisi panjang Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012. Sesuai targetnya untuk masuk ke papan atas, maka hasil di awal kompetisi harus tetap dijaga. Asisten pelatih PSM Imran Amirullah mengakui,hanya Spaso satu-satunya pemain lini depan yang diyakini bisa menyumbangkan banyak gol.</p>
<p>Akan tetapi, Spaso tidak bisa bekerja sendiri tanpa dibantu oleh tandemnnya M Rahmat serta suplai bola dari lini tengah. Menurutnya, dengan sokongan tiga pemain asing di lini tengah yakni David da Rocha, Kwon Jun, dan Srecko Mitrovic plus Andi Oddang, maka Spaso dan Rahmat akan mendapat pelayanan maksimal. Tinggal bagaimana kedua bomber itu bisa memanfaatkan suplai bola yang ada.</p>
<p>“Sebenarnya,lini tengah ini diisi para pemain yang luar biasa. Lihat David, Mitrovic, Kwon dan Oddang. Mereka adalah pemain-pemain senior dengan kualitas yang bagus. Saya yakin, suplai-suplai bola dari mereka akan banyak. Tinggal dimanfaatkan dengan baik,”tuturnya. “Spaso dan Rahmat menjadi tumpuan di lini depan.Mau tidak mau,keduanya harus tampil lebih maksimal dan penuh konsentrasi.</p>
<p>Untuk Spaso,saya percaya dia bisa mencatat banyak gol.Selama ini,hanya dia striker yang bisa diunggulkan, ”tambahnya. Terlepas dari kepercayaan diri skuad Juku Eja,kekuatan Persiba Bantul tidak bisa dianggap remeh.Mereka bukan lawan yang sederhana. Meski Laskar Sultan Agung-sebutan Persiba-adalah klub baru yang dipromosi dari Divisi Utama,namun materi tim yang mereka miliki patut diperhitungkan.</p>
<p>Imran mengatakan,Persiba merupakan klub yang memiliki banyak kejutan dalam permainannya.Terbukti, saat melakoni laga perdananya di kandang menjamu Bontang FC, (26/11) lalu.Pada laga itu,Persiba unggul 1-0 dari gol yang diciptakan Slamet Nurcahyo melalui tendangan bebasnya. Tim asuhan Muhammad Basri itu merupakan tim yang mengandalkan pola permainan 4-4-2.</p>
<p>Dalam beberapa laga uji coba sebelum mengarungi kompetisi IPL, terdapat sejumlah pemain yang kerap dipasang sebagai starter. Kelebihan tim ini adalah pada serangan sayapnya yang membahayakan. Mereka juga memiliki gelandang apik dan penyerang asing yang cukup berbahaya. Persiba kerap memainkan pemain dengan komposisi seperti ini.</p>
<p>Wahyu Tri Nugroho (kiper), Eduardo Bizarro (stoper), Achmad Taufik (stoper), Burhanudin Nihe (bek kanan), Anwarudin (bek kiri); Kim Yong Han (gelandang kiri), Arwin Rabdha (geladang tengah), Busari (gelandang kanan), Ezequile Gonzales (playmaker); serta Ugik Sugiyanto (penyerang) dan Emmanuel Cristori (penyerang).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/standardisasi.wordpress.com/3726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/standardisasi.wordpress.com/3726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/standardisasi.wordpress.com/3726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/standardisasi.wordpress.com/3726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/standardisasi.wordpress.com/3726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/standardisasi.wordpress.com/3726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/standardisasi.wordpress.com/3726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/standardisasi.wordpress.com/3726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/standardisasi.wordpress.com/3726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/standardisasi.wordpress.com/3726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/standardisasi.wordpress.com/3726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/standardisasi.wordpress.com/3726/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/standardisasi.wordpress.com/3726/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/standardisasi.wordpress.com/3726/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3726&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/06/tak-ada-pilihan-lagi-bagi-psm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db4094e374a25269a265209fba45da00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">standardisasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Situs warisan dunia</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/02/situs-warisan-dunia/</link>
		<comments>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/02/situs-warisan-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 01:24:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>standardisasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Situs]]></category>
		<category><![CDATA[Situs warisan]]></category>
		<category><![CDATA[Situs warisan dunia]]></category>
		<category><![CDATA[warisan]]></category>
		<category><![CDATA[warisan dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://standardisasi.wordpress.com/?p=3724</guid>
		<description><![CDATA[Pengusulan kawasan karst Maros-Pangkep sebagai situs warisan dunia ke United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) terganjal oleh belum ditetapkannya legalitas kawasan tersebut. Legalitas dimaksud adalah, zonasi dan batas penggambaran atau delinasi di kawasan karst seluas 42.000 hektare itu. Kawasan ini juga masuk dalam wilayah Taman Nasional Bantimurung- Bulusaraung. “Memang masih membutuhkan perjuangan sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3724&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengusulan kawasan karst Maros-Pangkep sebagai situs warisan dunia ke United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) terganjal oleh belum ditetapkannya legalitas kawasan tersebut. Legalitas dimaksud adalah, zonasi dan batas penggambaran atau delinasi di kawasan karst seluas 42.000 hektare itu. Kawasan ini juga masuk dalam wilayah Taman Nasional Bantimurung- Bulusaraung. “Memang masih membutuhkan perjuangan sangat berat dan panjang. Banyak persyaratan yang belum kita lengkapi. Salah satu yang belum dimiliki adalah soal legalitas kawasan karst,” ungkap Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Sulsel Tamzil Tadjuddin kemarin.</p>
<p>Karena itu, sejak 2011 ini, BLHD Sulsel bekerja sama dengan pakar lingkungan dan budaya Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Pemkab Maros, dan Pangkep untuk melakukan delinasi dan penetapan zonasi. Setelah melakukan pematokan dan menentukan batas wilayah pegunungan karst di kedua kabupaten tersebut, Pemprov Sulsel akan membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang penetapan kawasan karst Maros-Pangkep yang harus dilindungi.<br />
<span id="more-3724"></span></p>
<p>“Soal legalitas juga merupakan permintaan pemerintah pusat,” jelas Tamzil saat menggelar keterangan pers di kantor Gubernur Sulsel kemarin. Selain itu, BLHD juga melakukan rencana aksi dalam melindungi pengunungan karst terbesar dan terindah kedua di dunia setelah kawasan karst Yangshuo, Cina.</p>
<p>Di antaranya dengan melakukan penanggulangan peningkatan potensi longsor dan erosi, penurunan kualitas lahar dan tanah. Di kawasan ini, bukit-bukit kapur menjulang tinggi dengan tebing menantang. Bahkan bersama kawasan karst di Pegunungan Sewu, kawasan karst Maros-Pangkep telah diusulkan sebagai situs warisan budaya dunia (World Heritage) ke UNESCO sejak 2001 silam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/standardisasi.wordpress.com/3724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/standardisasi.wordpress.com/3724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/standardisasi.wordpress.com/3724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/standardisasi.wordpress.com/3724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/standardisasi.wordpress.com/3724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/standardisasi.wordpress.com/3724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/standardisasi.wordpress.com/3724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/standardisasi.wordpress.com/3724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/standardisasi.wordpress.com/3724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/standardisasi.wordpress.com/3724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/standardisasi.wordpress.com/3724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/standardisasi.wordpress.com/3724/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/standardisasi.wordpress.com/3724/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/standardisasi.wordpress.com/3724/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3724&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://standardisasi.wordpress.com/2011/12/02/situs-warisan-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db4094e374a25269a265209fba45da00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">standardisasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemicu Penyerangan Terhadap Kelompok Pangudi Luhur</title>
		<link>http://standardisasi.wordpress.com/2011/11/19/pemicu-penyerangan-terhadap-kelompok-pangudi-luhur/</link>
		<comments>http://standardisasi.wordpress.com/2011/11/19/pemicu-penyerangan-terhadap-kelompok-pangudi-luhur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Nov 2011 02:24:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>standardisasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Pangudi]]></category>
		<category><![CDATA[Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Pangudi]]></category>
		<category><![CDATA[Pangudi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Pemicu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemicu Penyerangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemicu Penyerangan Terhadap Kelompok Pangudi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerangan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerangan Terhadap]]></category>
		<category><![CDATA[Terhadap]]></category>
		<category><![CDATA[Terhadap Kelompok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://standardisasi.wordpress.com/?p=3720</guid>
		<description><![CDATA[Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Imam Sugianto mengungkapkan, pelemparan puntung rokok menjadi pemicu penyerangan terhadap kelompok Pangudi Luhur. Hingga akhirnya terjadi perkelahian dan berakhir penusukan terhadap Raafi Aga Winasya Benjamin. Namun, tim advokasi Brawijaya IV membantah dugaan tersebut. Menurut juru bicara avokasi Brawijaya IV, Allova Mengko, pelemparan puntung rokok bukan pemicu hingga terjadinya penusukan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3720&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Imam Sugianto mengungkapkan, pelemparan puntung rokok menjadi pemicu penyerangan terhadap kelompok Pangudi Luhur. Hingga akhirnya terjadi perkelahian dan berakhir penusukan terhadap Raafi Aga Winasya Benjamin.</p>
<p>Namun, tim advokasi Brawijaya IV membantah dugaan tersebut. Menurut juru bicara avokasi Brawijaya IV, Allova Mengko, pelemparan puntung rokok bukan pemicu hingga terjadinya penusukan. Sebelum ada pelemparan puntung rokok, sudah ada perkelahian terlebih dulu yang diawali pemukulan terhadap siswa PL,&#8221; ujar Allova saat berbincang dengan media, Sabtu 19 November 2011.<br />
<span id="more-3720"></span></p>
<p>Menurut Allova, pelemparan puntung rokok adalah reaksi saat terjadinya perkelahian antara kelompok PL dan kelompok Michael. &#8220;Bukan pelemparan puntung rokok pemicunya. Itu reaktif. Mereka sadar,&#8221; imbuhnya. Namun, Allova belum mengetahui sebab yang mengakibatkan terjadinya perkelahian antar kedua kelompok itu. Hingga akhirnya menewaskan Raafi.</p>
<p>&#8220;Kalau kata polisi kan karena senggol-senggolan saat berjoget. Tempatnya juga kan memang kecil. Nah, kalau ada pihak yang marah kan seharusnya tidak perlu ada pembunuhan,&#8221; ungkapnya. Dia juga menyayangkan, pernyataan polisi yang akan mempidanakan pihak yang melempar puntung rokok.</p>
<p>&#8220;Saksi dari siswa jadi takut karena ada pernyataan seperti itu. Mereka mau bersaksi kok mau diancam pidana. Padahal itu (pelemparan puntung rokok) bukan pemicunya,&#8221; katanya. Sebelumnya, Imam Sugianto mengatakan, setelah melakukan pra rekonstruksi, diketahui penyebab kelompok PL diserang kelompok Michael.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan, kami sudah mendapatkan lebih jelas bahwa ada pemicu mengapa kelompok Pangudi Luhur diserang. Dari hasil kemarin, ada salah satu teman korban dalam keadaan tidak sadar karena minum alkohol melempar puntung rokok ke kelompok lain,&#8221; ujar Imam. Saat kejadian ada dua kelompok yang kebetulan merayakan ultah salah satu anggota kelompoknya, di antaranya siswa SMA Pangudi Luhur. Kedua kelompok ini duduk saling berdekatan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/standardisasi.wordpress.com/3720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/standardisasi.wordpress.com/3720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/standardisasi.wordpress.com/3720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/standardisasi.wordpress.com/3720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/standardisasi.wordpress.com/3720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/standardisasi.wordpress.com/3720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/standardisasi.wordpress.com/3720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/standardisasi.wordpress.com/3720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/standardisasi.wordpress.com/3720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/standardisasi.wordpress.com/3720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/standardisasi.wordpress.com/3720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/standardisasi.wordpress.com/3720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/standardisasi.wordpress.com/3720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/standardisasi.wordpress.com/3720/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=standardisasi.wordpress.com&amp;blog=10276283&amp;post=3720&amp;subd=standardisasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://standardisasi.wordpress.com/2011/11/19/pemicu-penyerangan-terhadap-kelompok-pangudi-luhur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db4094e374a25269a265209fba45da00?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">standardisasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
