Beranda > Artikel > sejarah Tugu Khatulistiwa dan Meriam karbit

sejarah Tugu Khatulistiwa dan Meriam karbit

Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, sedang mengumpulkan data sejarah mengenai Tugu Khatulistiwa dan meriam karbit. Kedua ikon Kota Pontianak itu akan diusulkan ke Unesco sebagai warisan dunia. Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi mengatakan, saat ini ada tim yang sedang mengumpulkan data dan melengkapi fakta-fakta sejarah.

“Prosesnya sedang berlangsung dan memang data-data itu penting untuk mendukung dan menunjukkan kalau Tugu Khatulistiwa dan meriam karbit memang warisan dunia yang ada sejak dulu,” kata Paryadi, Kamis (13/9/2012) di Pontianak.

Tugu khatulistiwa yang asli saat ini ada di dalam gedung yang di atasnya berdiri replika khatulistiwa yang lebih besar. Tugu ini menandai titik nol derajat lintang. Sementara itu, penyalaan meriam karbit dari kayu belian gelondongan merupakan tradisi yang dilakukan setiap akhir Ramadhan dan awal Idul Fitri.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: