Beranda > Petualangan > Pendekar Bonsai Kembali Ke Hutan

Pendekar Bonsai Kembali Ke Hutan

Sudah lama saya tidak menyetuh blog ini karana saya sedang bersemedi di bawah gunung lima jarai…sun gokong dong…? (hehehe…). Setelah lama menghilang dari dunia persilatan khususnya di bidang bonsai, kali ini saya kembali dan sip tempur dengan konsep yang sudah saya rancang pada blog saya yang lainnya dan akan segera saya tulis untuk mengobati kerinduan para pembaca pada indonesia bonsai yang sudah lama beredar di dunia internet, tapi sayangnya gak ke urus hehehe…

Saya akui blog ini memang sangat jelek kualitasnya dan di mesin pencaripun mungkain tidak ditemukan, karena saya sendiri belum tahu persis dan juga belum pernah mengeceknya akan hal tersebut.

Walaupun kualitas blog ini jelek, tapi saya sudah mempunyai konsep untuk meningkatkan kualitas blog ini, konsep sepeti apa yang akan anda terapkan di blog ini ? Mungkin itu pertanyaan pembaca dalam hati masing-masinga.

Konsep tersebuat saya namai dengan Advanced Dummy Blogging yang saya tulis pada blog saya yang lainnya, selain itu juga di dukung beberapa blog sosial yang sudah saya miliki, dan didukung oleh blog perangkat telekomunikasi dan saya yakin kualitas blog ini pasti akan meningkat perlahan-lahan, karena sistem tersebut sudah saya terapkan pada blog personal saya.

Dalam waktu empat bulan saya terpakan sistem tersebut pada blog atau situs saya yaitu Hari’s Blog hasilnya saya mendapatkan PagRank 1, cukup cepat bukan untuk ukuran orang yang baru belajar tentang ngeblog.

Tapi saya masih belajar terus tentang bagaimana cara ngeblog yang baik agar kualitas blog kita bisa setara dengan blog-blog popular yang ada di dunia internet, kok ngomongnya jadi nglantur ya….?

Kita kembali ke pokok permasalahan yang sebenarnya, peralatan apa sajakah yang harus dipersiapkan untuk mencari bibit bonsai yang di hutan?

  1. Gergaji untuk memotong bahan bonsai
  2. Cangkul untuk menggali pohon yang mau dijadikan bibit bonsai
  3. Linggis untuk menggali dengan medan yang agak susah
  4. Pahat untuk memotong akar pohon yang susah di potong pakai golok
  5. Golok untuk memotong bagian yang susah di gergaji
  6. Jangan lupa bawa bekal nanti pingsan di hutan gimana?
  7. bawa obat nyamuk, karena di hutan banyak sekali nyamuk dan lebih jahat dari nyamuk di rumah
Itulah tujuh hal yang harus di persiapkan sebelum bertempur mencari bibit bonsai kehutan, dan saya ingatkan kepada pencinta bonsai khususnya, jangan pergi ke hutan sendirian karena banyak bahaya yang menghadang di sana, seperti ular, kelabang, juga banyak mahluk halus penghuni hutan (percaya gak percaya sih..). Tapi kalau ada temennya kan kalau ada apa-apa kan bisa saling membantu.
Di postingan selanjutnya, saya akan menceritakan bagaimana memilih bibit bonsai yang baik, ikuti terus informasi dari saya, karena banyak hal yang bisa anda dapatkan disini khususnya pecinta bonsai tentunya, cukup sekian informasi dari saya tentang pendekar bonsai kembali ke hutan yang bisa saya sampaikan, semoga berguna dan dapat menambah pengetahuan bagi yang membacanya.
Iklan
Kategori:Petualangan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: