Beranda > Bloging > Membangun Diplomasi Lewat Karya Seni

Membangun Diplomasi Lewat Karya Seni

UPAYA mempererat hubungan bilateral maupun multilateral tidak hanya dibangun lewat diplomasi politik. Namun, hubungan erat antarnegara bisa juga diupayakan lewat oretan warna di atas kanvas. Hal itu dilakukan oleh Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Sanaullah. Uniknya, Sanaullah tidak mengundang seniman untuk melaksanakan niatnya. Sebab, ia sendiri merupakan seniman yang mampu membangun diplomasi lewat karyanya. Dia yakin, emosi yang tertuang dalam kanvas sanggup menggetarkan semangat untuk menjalin kerja sama yang erat antar negara. Lihat saja, lukisan perempuan dengan telanjang dada terpampang dalam pemeran lukisan Pakistan–Indonesia yang digelar Kedutaan Besar Pakistan untuk Indonesia. Lukisan yang digambar dengan pastel ini menarik perhatian karena dilukis dengan gaya surealis realistik.

Dalam sambutannya Dubes Sanaullah mengatakan pameran ini merupakan upaya untuk membentuk dimensi baru dalam hubungan dengan Indonesia dan kawasan ASEAN. Hubungan Pakistan dengan Indonesia, jelas Sanaullah sudah terjalin sejak lama. Dengan pameran ini, dirinya berharap ada keterikatan secara emosional yang dapat meningkatkan hubungan baik kedua negara melalui kebudayaan. Pertukaran nilai budaya yang diperoleh lewat karya seni, menurut dia, dapat meningkatkan hubungan kerja sana antar negara ”Kami ingin memperkenalkan budaya Pakistan yang beragam ke Jakarta, pusat seni terkemuka di kawasan ini,”ungkapnya.

Karya Sanaullah memang berada dalam deretan karya seniman lainnya. Selain Duta besar Pakistan,salah satu pelukis profesional asal Pakistan, Ayesha M Khan juga menyumbangkan lukisannya dalam pameran ini. Ayesha merupakan seniman lukis profesional yang mempunyai pengalaman lebih dari 23 tahun. Karya-karya yang ditampilkan Ayesha dalam pameran tersebut seakan mempertegas misi diplomasi seni sang Duta Besar.Hal itu terlihat dari banyaknya karya Ayesha yang mampu membangkitkan perasaan karib antar kedua negara. Ayesha, dalam banyak karyanya,mencomot keunikan Indonesia dalam bingkai kanvas yang ia hasilkan.

Deretan warna-warna cat minyak, ia goreskan dalam objek khas Indonesia, seperti perempuan Jawa, orang tua Jawa, dan juga perempuan Bali. Ayesha juga kerap melukis simbolsimbol tradisional melalui goresan kuasnya, misal saat ia melukis pintu rumah masyarakat Bali. Ia cukup detail dalam melukiskan seluruh lekuklekuk ornamen yang menempel di pintu rumah masyarakat Bali. Tentu saja, pendekatan Ayesha ini menimbulkan perasaan kagum terhadap sang seniman. Karya Ayesha inilah yang kemudian mendapat pujian dari Gubernur DKI Fauzi Bowo yang turut hadir dalam pembukaan pameran. Menurut Fauzi, karya ini dapat mempromosikan Indonesia di mata dunia khususnya Pakistan.

Fauzi mengatakan pameran ini, juga dapat diidentikkan dengan eratnya hubungan Indonesia dengan Pakistan.”Pameran ini membawa dampak positif bagi hubungan Indonesia dan Pakistan,”ujar Fauzi Bowo usai menyaksikan pameran. Dalam Pameran yang digelar bekerja sama dengan galeri Ciputat tersebut,ada beberapa seniman dan perupa yang ikut memamerkan karyanya.Dari Indonesia,ada Saman yang menitikberatkan objek lukisannya pada buah-buahan, Irsam, Hidayat Ambon, Kompoel, Pardolli Fadli, Very Apriyatno, Puguh Tjahjono, X-Ling, dan Iwan Suhaya. Tak ketinggalan, Pameran Lukisan dan Patung Kedutaan Besar Pakistan untuk Indonesia ini juga menghadirkan pemahat profesional asal Hungaria, Lucian Taran.

Luciano Taran merupakan pemahat yang sudah banyak dikenal akan seni patung yang ia hasilkan.Dalam acara ini, Taran memamerkan beberapa kreasi miliknya yang juga akan diikutkan dalam lelang yang digelar Sabtu, kemarin. Banyak sudah lukisan yang dihasilkan Dubes Sanaullah ini. Pameran yang mempertemukan para seniman lintas negara ini akan berakhir pada 22 Maret ini.

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: