Beranda > grandong > Israel Deportasi Tujuh Aktivis

Israel Deportasi Tujuh Aktivis

Israel mendeportasi tujuh dari 19 aktivis kemanusiaan dari kapal Rachel Corrie, menuju Yordania. Menurut Belajar HTML bahwa Mereka satu orang warganegara Kuba, dan enam orang lainnya warga Malaysia.

Kemarin, pejabat Yordania menerima anggota parlemen Malaysia Mohamad Nizar Zakaria, dua jurnalis TV3 dan tiga staf organisasi Perdana Global Peace. Mereka tidak berhasil menembus Gaza setelah kapal yang ditumpangi, Rachel Corrie,dipaksa merapat ke pelabuhan Ashdod,Israel. “Kami sangat kecewa karena idenya ialah dapat masuk Gaza. Kami datang membawa pesan harapan dan perdamaian,” papar seorang anggota Perdana Global Peace,Mattias Chang.

Aktivis yang baru mendarat di Yordania ini menyatakan,“ Mereka tidak menggunakan kekerasan pada kami.Tidak perlu menggunakan kekerasan terhadap kami”. Mattias ingin meyakinkan bahwa aktivis di atas Rachel Corrie hanya mengibarkan bendera kemanusiaan, bukan politik. Mattias menegaskan Perdana Global Peace bakal mencoba masuk Gaza lagi. “Kami tidak akan berhenti.

Kami akan melaksanakan misi lain untuk menerobos Gaza,”tandasnya. Sementara itu, 11 aktivis lain yang masih ditahan Israel dijadwalkan terbang dari bandara internasional Ben Gurion dekat Tel Aviv setelah mereka bersedia menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengajukan banding ke pengadilan Israel. Sabtu (5/6), militer Israel menduduki Rachel Corrie di perairan internasional.

Israel memaksa mereka merapat ke pelabuhan Ashdod,Israel Selatan. Israel sejak awal telah mengancam akan menduduki kapal,jika tetap melanjutkan pelayaran membawa bantuan ke Gaza.Rachel Corrie mengabaikan perintah tersebut.Kapal tetap melaju mendekati Gaza. Kemarin, Israel juga mendeportasi jurnalis Indonesia, Surya Fachrizal yang ikut dalam konvoi Freedom Flotilla, awal pekan lalu.

“Dia terkena tembakan di bagian jantung bagian kanan atas,” ujar pejabat Kedutaan Besar Indonesia, kemarin.Surya sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Amman, Yordania sebelum dipulangkan ke Indonesia. Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, RM Marty M Natalegawa yang menghadiri pertemuan darurat Organisasi Konferensi Islam (OKI) tingkat Menlu di Jeddah, Arab Saudi, kemarin.

Pertemuan ini mengungkapkan beberapa pandangan terkait serangan Gaza. Mewakili pemerintah Indonesia, Marty menyampaikan lima hal yang harus dilakukan masyarakat internasional dalam serangan tersebut. Pertama,memastikan Israel segera membebaskan segenap sukarelawan yang masih ditahan. Israel juga diminta untuk memfasilitasi kepulangan aktivis hingga tiba di tanah air masing-masing.

Kedua, memastikan Israel harus bertanggung jawab terhadap serangan tersebut.Investigasi yang independen, kredibel, imparsial dan transparan harus segera dilakukan terhadap serangan dan penyergapan yang dilakukan Israel. Ketiga,menuntut Israel untuk segera mengakhiri blokade di jalur Gaza. Secara khusus, Marty menggarisbawahi blokade Israel sebagai “sesuatu yang menyebabkan krisis kemanusiaan yang mendalam”.

Keempat, memastikan Israel menghentikan seluruh tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional dan seluruh resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan.“Termasuk yang terkait dengan pembangunan pemukiman baru yang ilegal di wilayah Palestina yang diduduki,” ujar Marty seperti dirilis Departemen Luar negeri (Deplu),kemarin.

Kelima, memastikan perkembangan yang signifikan dalam proses perdamaian yang realisai atas berdirinya negara Palestina yang merdeka dan hidup berdampingan secara damai dengan Israel dan seluruh negara tetangganya. Pada pertemuan tersebut,Marty juga menyampaikan rasa terima kasih, apresiasi dan penghargaan mendalam kepada Palestina,Yordania, Turki serta Palang Merah Internasional atas bantuan kemanusiaan bagi 12 relawan Indonesia yang ikut dalam konvoi Freedom Flotilla.

Dua diantaranya mengalami luka yang sangat serius, sebut rilis Deplu. Sementara itu menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa Garda Revolusi Iran siap memberikan pengawalan militer pada kapal-kapal kargo yang berusaha menerobos blokade Israel di jalur Gaza. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan sikap tersebut, kemarin. “Angkatan laut Iran siap mengawal armada perdamaian ke Gaza dengan seluruh kekuatan dan kemampuannya,”tandas perwakilan Khamenei di Garda Revolusi,Ali Shirazi,kemarin.

Iklan
Kategori:grandong
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: