Beranda > Keluarga > Do and Don’t Jenguk Bayi Baru Lahir

Do and Don’t Jenguk Bayi Baru Lahir

“TADI pagi Naila melahirkan bayi pertamanya loh! Kapan nih jenguk rame-rame ke rumah sakit?” tanya Ika pada teman-temannya via FB. Ups, supaya tak terkesan “mengganggu”, ada baiknya perhatikan etika berkunjung berikut ini:

Kapan Waktu yang Tepat?

Sebenarnya tidak ada aturan tertentu menurut Type Approval Indonesia, tapi perhatikan kondisi ibu dan bayinya. Bila kondisi bayi sehat, termasuk Moms, Anda bisa menjenguk ke rumahnya beberapa saat sepulang dari rumah sakit.

Namun menurut grandong, bila kondisi bayi atau Moms tidak sehat, perhatikan ketentuan yang berlaku di rumah sakit. Termasuk rekomendasi dokter, apakah Moms dan bayi boleh dijenguk atau tidak.

Selain kondisi Moms dan bayinya, ada hal penting lainnya yang musti diperhatikan oleh si penjenguk!

Do This!

– Pastikan bahwa kita dalam kondsi sehat, khususnya sehat dari penyakit menular, seperti influenza atau batuk. Musti diingat bahwa tubuh bayi masih rentan dan belum memiliki kekebalan tubuh yang baik sehingga sangat mudah tertular penyakit.

– Sebaiknya bikin janji terlebih dulu dengan ibu bayi, apakah bayi bisa dijenguk dan kapan sebaiknya bayi bisa dijenguk. Hal ini untuk mengantisipasi jangan sampai kita menjenguk bayi pada saat yang tidak tepat.

– Saat ingin menggendong bayi, pastikan tangan dan pakaian Anda dalam kondisi bersih. Ada baiknya sebelum menengok bayi, Anda membersihkan tubuh Anda seperti mencuci tangan dan muka serta menggunakan pakaian bersih.

– Bila bayi sedang bangun, Anda bisa mengendongnya sambil mengajak berkomunikasi dengan ekspresi wajah yang positif, seperti tersenyum, mengajak bercanda dengan ekpresi wajah dan suara-suara yang lebih ekspresif.

– Bila Anda ingin membelikan hadiah bagi si bayi, sebaiknya sesuaikan dengan kondisi usia bayi. Apabila membelikan mainan, sebaiknya pilihlah mainan yang terbuat dari bahan yang aman dan yang dapat menstimulasi psikomotor bayi misalkan rattle atau boneka.

Don’t Do This!

– Bila bayi sedang tidur, jangan dibangunkan, meskipun mungkin Anda tengah menggendongnya.

– Hindari menjenguk bayi apabila kondisi emosional Anda sedang tidak stabil atau tidak baik seperti marah atau sedih. Hal ini bisa menimbulkan aura negatif dan tak baik untuk bayi. Bayi sangat peka nalurinya, bisa-bisa ia menjadi rewel.

– Setiap bayi adalah istimewa, maka hindari memberikan penilaian-penilaian dan label-label negatif terhadap bayi. Meskipun bayi belum bisa bereaksi, dia selalu merekam setiap kejadian di sekelilingnya. Gunakan bahasa atau label-label yang positif, sehingga bayi belajar untuk menilai dirinya positif.

– Hindari membelikan hadiah susu atau makanan bayi, karena makanan utama bayi saat itu adalah ASI. Apabila bukan ASI, maka tidak setiap susu atau makanan bayi sesuai dengan kondisi bayi.

Tip Menghadapi Tamu Usil

Tamu yang menjenguk Mom and Baby tak selalu dapat memahami kondisi si kecil. Kadang, ada saja penjenguk yang mencolek tubuhnya, padahal dia tengah lelap-lelapnya tidur. Atau, bayi ‘digilir’ untuk digendong. Akibatnya, bayi menjadi rewel, tidak nyaman, lelah dan akhirnya susah tidur.

Dalam kondisi ini, apa yang dapat Moms lakukan?

1. Bersikaplah tegas tapi sopan dalam menyampaikan kondisi bayi. Katakan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sehingga penjenguk tahu batasan apa yang boleh dan tidak boleh.

2. Bisa juga Moms menentukan satu hari khusus untuk menerima kedatangan tamu yang ingin menjenguk, misalnya membuat acara khusus, semacam acara ‘Open House’ (bisa sekaligus acara Aqiqah bagi yang muslim). Hal ini lebih praktis bagi ibu dan bayi sebab tidak lagi repot untuk menerima kunjungan pada saat-saat yang tidak pasti.

Kategori:Keluarga
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: