Beranda > Selebriti > Mengembalikan Kejayaan Musik Keroncong

Mengembalikan Kejayaan Musik Keroncong

INDUSTRImusik Indonesia semakin kaya dengan ragam genre musik yang terus berkembang. Mulai dari musik pop, rock,melayu,RnB, bahkan jazz. Namun, dari sekian banyak musik tersebut, tidak ada yang mengembangkan konsep musik keroncong sebagai musik yang sudah menjadi bagian budaya Indonesia. Hal itu yang sangat disayangkan berbagai pihak, termasuk insan musik keroncong itu sendiri.

Mereka terpaku pada kemurnian musik tersebut yang dianggap tidak bisa masuk dalam industri. Tapi belakangan,musisi keroncong yang perah merambah musik pop dan jazz, Mus Mujiono berusaha mengubah image tersebut. Pria yang berhasil mendapat sambutan hangat melalui tembang Hallo Sayangini berusaha memadukan musik keroncong dengan unsur RnB atau jazz.

Perpaduan ini yang diharapkan mengangkat kembali musik keroncong di era modernisasi ini. ”Selama ini image orang itu musik keroncong begitu saja karena musik yang banyak didengar itu musik keroncong asli. Musik yang tidak ada hentakannya,makanya lagu keroncong ini dinikmati dalam keadaan santai,” ungkap pria yang akrab disapa Nono ini.

Dengan menghadirkan musik keroncong yang menghentak dengan memadukan genre musik yang sedang berkembang saat ini, Nono yakin akan banyak respon masyarakat yang kembali mengenal musik yang pernah berjaya di era 60-an ini. Untuk tahap awal Nono melakukan duet dengan penyanyi keroncong kenamaan Indonesia Anastasia Astutie. Mereka membuat album keroncong rohani.

Kehadiran lagu tersebut akan menjadi tahap awal berkembangnya keroncong di industri musik Indonesia dewasa ini. ”Memang menjadi tantangan untuk saya memadukan musik keroncong dengan musik lain.Kebetulan saya tidak pernah mengotakkotakkan musik.Jadi,setiap musik yang saya terima dan suka, saya kombinasikan,”ujar Nono.

Sementara itu, Anastasia mengaku tidak bisa memasukan musik yang menjadi pilihannya pada anak muda sekarang. Meski dia telah berusaha memberikan pengaruh tersebut, termasuk pada anak-anaknya. ”Anak saya saja tidak suka menyanyi. Tapi mereka suka dengar. Meski mereka lebih memilih untuk mendengarkan musik yang sedang berkembang.

Tapi kita akan terus mencari bentuk musik keroncong dengan format yang berbeda. Mudah- mudahan akan banyak orang yang suka,”ungkap Anastasia. Bagi pengamat musik Remy Sylado, kehadiran musik keroncong saat ini justru akan mudah diterima masyarakat.Alasannya,musik yang sedang berkembang saat ini,seperti melayu,pop,atau dangdut, memiliki keragaman.

”Karena musiknya sejenis,maka sudah tidak karuan lagi dan kehadiran musik keroncong ini dapat menjadi penghibur yang menaik,” sebutnya. Penyanyi Rafika Duri pun menilai positif lahirnya kembali musik keroncong di zaman yang semakin maju ini.Kehadiran musik yang banyak disukai kalangan tua ini, menurut pelantun tembang Hanya Untukmu ini meramaikan industri musik yang sedang berkembang.

”Saya mendukung musik keroncong ini tampil kembali.Sudah waktunya masyarakat mendengarkan musik yang sudah menjadi bagian budaya Indonesia ini.Jadi,mari kita kembalikan musik asli Indonesia ini,”ujarnya. Menurut Rafika, cara menyanyi lagu-lagu keroncong itu tidak mudah. Dibutuhkan teknik vokal yang mumpuni. Pasalnya, untuk menyanyikan lagu keroncong dibutuhkan cengkok yang baik. ”Saya saja masih harus banyak belajar untuk nyanyi lagu keroncong,”akunya.

Kategori:Selebriti
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: