Beranda > Syariah > Perbankan Syariah Siap Ekspansi

Perbankan Syariah Siap Ekspansi

PIONIR bank syariah di Indonesia,Bank Muamalat, siap berekspansi setelah agenda right issueusai dan memperoleh dana segar sejumlah Rp673 miliar. Bank syariah ini akan mengembangkan bisnisnya ke seluruh pelosok negeri. Setelah berkutat pada pembenahan infrastruktur dan manajemen hampir sepanjang tahun 2009,kini Bank Muamalat siap melakukan transformasi bisnis. Direktur Utama Bank Muamalat Arviyan Arifin mengatakan, setelah mendapat suntikan modal, Bank Muamalat akan fokus pada penguatan infrastruktur, layanan dan jaringan, serta ekspansi pembiayaan yang ditargetkan mencapai Rp14,9 triliun pada tahun ini.

”Dengan modal baru, CAR mencapai 15%. Dengan demikian, ekspansi bisnis kami akan lebih leluasa,” ujar Arviyan dalam Media Gathering di Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Jumat (6/8). Laba operasional Bank Muamalat juga meningkat signifikan. Dari Rp50 miliar per Desember 2009 meningkat menjadi Rp99,5 miliar per Juli 2010 dan ditargetkan dapat mencapai Rp259 miliar di akhir tahun. Sementara dari segi aset, per Juli 2010, aset Bank Muamalat mencapai Rp16,5 triliun dengan target pada akhir 2010 sejumlah Rp19,7 triliun atau tumbuh 21%.

Dari segi Dana Pihak Ketiga (DPK), Bank Muamalat menargetkan dapat mencapai angka Rp15,6 triliun atau tumbuh 17%. Pembiayaan juga menjadi fokus Bank Muamalat pada tahun ini. Komposisi pembiayaan pun akan lebih didominasi oleh retail yang ditargetkan mencapai 57% dari total portfolio pembiayaan. Ekspansi pembiayaan juga mendongkrak financing to deposit ratio (FDR) dari 90,2% menjadi 103,7%. Namun, peningkatan FDR tersebut juga diimbangi dengan penerapan prudentialbankingyangditandaidengan rasio non performing financing(NPF) net yang berada pada posisi 3,9%. Direktur Corporate Banking Bank Muamalat Luluk Mahfudah menjelaskan,Bank Muamalat berusaha selektif dalam pembiayaan dalam rangka mengelola risiko.

”Oleh karena itu, komposisinya kita mainkan. Memang pembiayaan korporat didesain akan diturunkan. Walaupun secara amountnaik, porsinya turun,”ujar Luluk. Ekspansi bisnis Bank Muamalat sudah terlihat sebelum right issue selesai. Lihat saja, sejumlah cabang berdiri di Indonesia bagian timur, termasuk di daerah yang sulit dijangkau.Sebut saja Sampit, Pomala,Mamuju,Ambon, Sorong, Bali,Gorontalo, dan Ternate. Hingga Juli 2010, sudah ada 280 kantor layanan Bank Muamalat dengan 75 kantor cabang yang menjangkau 33 ibu kota provinsi, 70 kantor cabang pembantu, dan 135 kantor kas. Dalam hal modal, selain right issue, Bank Muamalat juga tengah mempersiapkan sukuk dan memperkuat remittance yang akan bekerja sama dengan Malaysia dan negara-negaraTimurTengah.

Bank Muamalat baru saja meraih The Best Local Islamic Finance Bank in Indonesia 2010 versi Alpha South East Asia pada 6 Agustus lalu. Dengan penghargaan tersebut, Bank Muamalat makin percaya diri untuk ekspansi, termasuk dalam pengembangan produk.Produk yang baru saja di-relaunching yakniPembiayaan Hunian Syariah Muamalat merupakan penyempurnaan dari Baiti Jannati, produk pembiayaan kepemilikan rumah. Selain itu,ada pula produk unggulan lain, yakni Tabungan Haji Arafah yang kini tersedia dalam dua versi, Tabungan Haji Arafah Plus dan Tabungan Haji Reguler.

Produk Shar-e yang sudah dikenal masyarakat akan dimaksimalkan sebagai kartu tabungan iB Muamalat, iB Muamalat Sahabat,dan iB Muamalat Pos. Dengan beragam penyempurnaan fitur produk tersebut, Bank Muamalat berharap dapat meningkatkan porsi ritel dalam portfolio fundingdan financing.

Kategori:Syariah
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: