Beranda > Techno > Waspadai Efek Samping

Waspadai Efek Samping

DI tengah pertumbuhan pesat industri MMORPG (massively multiplayer online role-playing game), penjahat cyber tidak ingin tertinggal memanfaatkan momentum. Karena itu, worm bernama Taterf pun muncul.

Microsoft Corp memaparkan, Taterf menyebar untuk mencuri informasi dari para pemain MMORPG. Tidak hanya worm, pertumbuhan MMORPG juga memicu efek samping yang lain.Penelitian Profesor Syracuse University,Amerika Serikat, Joshua Smyth mengungkap, kehadiran MMORPG berisiko besar mengganggu keseimbangan hidup manusia. Pemain kini menghabiskan waktu semakin banyak untuk MMORPG.Penyebabnya,MMORPG mutakhir mampu menyajikan interaktivitas lebih baik dan alur kisah lebih menantang.

Akibatnya, pemain MMORPG menjadi semakin jarang tidur karena kecanduan game. “Interaktivitas adalah daya tarik utama MMORPG. Pada saat ini, pemain MMORPG menjadi semakin jarang tidur, sehingga kehidupan terganggu, akibat peningkatan kualitas permainan dan interaksi MMORPG mutakhir,”tutur Smyth. Game seperti MMORPG memang hanya permainan.Namun jika seseorang sudah kecanduan game, dampak serius bisa muncul dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh,di Korea Selatan ada orang tua yang tega membiarkan bayi mereka yang masih berusia tiga bulan kelaparan karena terlalu sibuk bermain MMORPG.

Masih di Korea Selatan, seorang remaja pria berusia 15 tahun tega menyerang ibu kandungnya hanya karena ibu tersebut mengingatkan remaja itu untuk tidak terlalu lama bermain MMORPG. Pemerintah Korea Selatan memperkirakan, pada saat ini ada sekitar dua juta penduduk Korea Selatan yang kecanduan MMORPG. Padahal, populasi total Korea Selatan hanya 49 juta orang. Karena itu, pemerintah Korea Selatan menganggap serius masalah kecanduan MMORPG. Untuk menanggulangi masalah tersebut, pemerintah Korea Selatan memerintahkan para operator MMORPG pada malam hari,agar pemain bisa istirahat.

“Tiga dari sepuluh orang dewasa di Korea Selatan kecanduan game. Di samping itu, sekitar 26% remaja juga kecanduan game. Di Korea Selatan, anak-anak pun mulai bermain gamepada kelas empat atau lima sekolah dasar,” papar Presiden Korea Computer Life Institute Eo Gee-jun,kepada The Korea Times. Di Korea Selatan, masalah kecanduan MMORPG sudah menjatuhkan korban jiwa.Pada Februari 2010, seorang pemuda berusia 22 tahun tega membunuh ibu kandungnya karena diperingatkan agar tidak terlalu banyak bermain MMORPG.Pemuda itu membayar permainan MMORPG dengan kartu kredit ibunya.

American Medical Association (AMA) memperingatkan, orang yang kecanduan game sesungguhnya mengalami gangguan mental. AMA menilai, game membawa ancaman sangat besar apabila dimainkan secara berlebihan. AMA mengungkapkan, game memiliki kaitan erat dengan gangguan kejiwaan berupa peningkatan agresivitas serta perilaku brutal.Lebih gawat lagi,game bahkan dinilai berisiko memicu gejalagejala epilepsi.

Iklan
Kategori:Techno
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: