Beranda > Update > Perjuangan masyarakat Yogyakarta

Perjuangan masyarakat Yogyakarta

Perjuangan masyarakat Yogyakarta untuk keistimewaan DI Yogyakarta terus berlanjut. Meskipun aksi besar-besaran turun ke jalan raya tidak digelar, penggalangan dukungan untuk penetapan gubernur dan wakil gubernur dalam skala kecil makin marak. Elemen pendukung penetapan juga berancang-ancang menggelar aksi unjuk rasa yang lebih besar.

Widihasto Wasana Putra dari Gerakan Rakyat Mataram mengatakan, konsolidasi di tingkat akar rumput terus dilakukan agar perjuangan keistimewaan tidak padam di tengah jalan. Upaya konsolidasi ini sekaligus menjadi persiapan membangun kekuatan jika pemerintah pusat memaksakan skema pemilihan di DIY.

Menurut Widihasto, kekuatan pendukung penetapan di DPR RI diperkirakan masih kalah kuat dengan pendukung pemilihan. Sejauh ini, hanya Fraksi PDI Perjuangan yang solid mendukung perjuangan penetapan Sultan dan Paku Alam. “Perjuangan kami bisa saja berubah dari menuntut penetapan menjadi pemboikotan keputusan pemerintah,” kata Widihasto, Senin (20/12/2010).

Salah satu bentuk konsolidasi masyarakat tersebut adalah dengan membangun posko penetapan di tingkat kampung atau dusun. Warga Kampung Pengok, Kota Yogyakarta, Gunawan Hartono, mengaku sudah sepakat dengan seluruh warga kampung untuk membangun posko penetapan. “Agar pemerintah pusat tahu bahwa pendukung penetapan bukan hanya segelintir dari warga Yogyakarta, tapi seluruhnya,” ujar Gunawan.

Posko penetapan sekaligus menjadi simbol bakti masyarakat Yogyakarta kepada Raja Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X. Melalui posko penetapan, masyarakat akan menggalang dukungan dengan pengumpulan tanda tangan warga. Selain Kampung Pengok, beberapa kampung dan desa di Kota Yogyakarta dan Bantul telah membangun posko serupa.

Gerakan Rakyat Mataram juga berencana menggelar ziarah budaya ke Makam Raja-raja Kotagede dan Makam Raja-raja Imogiri pada Kamis (22/12). Ziarah digelar bertepatan dengan peringatan weton kelahiran Sultan Agung. Kegiatan ini diperkirakan akan diikuti oleh puluhan warga yang seluruhnya mengenakan busana peranakan Jawa. Demikian catatan online Standardisasi tentang Perjuangan masyarakat Yogyakarta.

Kategori:Update Tag:
  1. Desember 28, 2010 pukul 8:32 pm

    semangat terus masyarakat yogyakata…

  2. Januari 6, 2011 pukul 4:42 am

    Persatuan dan kesatuan bangsa mesti diutamakan

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: