Beranda > News > Gelombang laut

Gelombang laut

IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -> Gelombang laut dengan ketinggian antara 1,5 meter hingga 3 meter di Perairan Laut Jawa telah menenggelamkan tiga kapal, menewaskan dua orang dan menyebabkan satu orang hilang. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok, gelombang tinggi hingga 3 meter masih akan terjadi di Laut Jawa sampai Minggu (26/12/2010).

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok, Cepi Jumhana mengatakan, tingginya gelombang di sekitar Laut Jawa disebabkan munculnya pusaran angin di wilayah selatan Laut Jawa. Pusaran angin inilah yang mengakibatkan timbulnya angin dan gelombang di sekitar Laut Jawa. “Selain di Laut Jawa, gelombang dengan ketinggian 1,5 meter hingga 3 meter juga terjadi di perairan lain, seperti Laut Natuna, Perairan Sambas, dan Perairan Batam,” katanya, Sabtu (25/12/2010).

Berdasarkan citra satelit, terlihat pula adanya daerah tekanan rendah di Perairan Timor. Sementara itu, angin di wilayah Perairan Indonesia, daerah utara khatulistiwa umumnya bertiup dari arah barat laut sampai tenggara dan selatan khatulistiwa. Angin juga bertiup dari arah tenggara ke barat laut dengan kecepatan sekitar 3 hingga 25 knot.

Tiga kapal tenggelam

Selama bulan Desember, terdapat tiga kapal yang tenggelam akibat terhempas ombak. Kepala Seksi Penegakan Hukum Direktorat Polisi Air (Dirpolair) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi Edi Guritno mengatakan, pada 4 Desember lalu, Dirpolair Polda Metro Jaya menyelamatkan tiga anak buah kapal (ABK) dan lima penumpang Kapal Motor (KM) Sea Gull di Perairan Tanjung Kerawang, Bekasi.

Selanjutnya, Jumat (17/12/2010) lalu pukul 17.00, KM Indah juga tenggelam di perairan sekitar satu mil dari Pantai Ancol. Kepala Polres Kepulauan Seribu Ajun Komisaris Besar Hero Hendirato Bachtiar mengatakan, satu nelayan bernama Amir (33) berhasil diselamatkan penduduk, namun satu nelayan lain, Toyo (55) hilang dan belum ditemukan.

Terakhir, Selasa (21/12/2010) kemarin, KM Aquarius yang mengangkut lima AB K juga tergulung ombak dan tenggelam. Gelombang setinggi tiga meter menghantam KM Aquarius di perairan sekitar 3,2 kilometer di luar pintu dam masuk Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Tiga ABK selamat dan dua lainnya tewas. Satu korban tewas, Riyanto Manahan (25) ditemukan, Kamis (23/12/2010) lalu dan satu korban lagi bernama Endi (50) ditemukan Jumat (24/12/2010) di Muara Gembong, Bekasi,” tambah Direktur Polair Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Edion.

Kategori:News
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: