Arsip

Posts Tagged ‘DPR RI’

Wakil Ketua DPR RI PDI-P Pramono Anung

September 14, 2012 Tinggalkan komentar

Wakil Ketua DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Pramono Anung mengatakan, pemerintah harus menyerahkan rekaman suara rapat 9 Oktober 2008, yang melibatkan Antasari Azhar, kepada DPR. Rekaman suara rapat 9 Oktober tersebut berguna untuk mencocokkan notulensi tertulis yang didapatkan Antasari.
Wakil Ketua DPR RI PDI-P Pramono Anung
“Saya yakin ini sudah menjadi keputusan resmi dan tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak memberikan rekaman suara maupun notulensi rapat itu,” ujar Pramono di peluncuran buku Menghadang Negara Gagal: Sebuah Ijtihad Politik karya Adhyaksa Dault di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (13/9/2012) malam.
Baca selanjutnya…

Penjelasan soal Testimoni Antasari di DPR RI

September 11, 2012 Tinggalkan komentar

Tim Pengawas Kasus Century Fahri Hamzah memastikan kehadiran dua tokoh penting dalam kasus penggelontoran dana bailout Bank Century, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Keduanya akan memberikan penjelasan soal testimoni Antasari di DPR RI, pada Rabu, 12 September 2012.

Dalam testimoninya, Antasari menyatakan ada pertemuan di Istana Negara untuk membicarakan bailout Bank Century. “Tentu semua anggota (Timwas) sedang mempelajari kesaksian Antasari, yang akan dibenamkan dalam beberapa pertanyaan. Dipastikan AA dan JK datang Rabu nanti,” kata Fahri, Senin, 10 September 2012.

Pemanggilan kedua tokoh penting ini, dianggap Fahri bisa membuka fakta-fakta yang tidak terungkap dalam kasus Bank Century. “JK sudah dikontak, tanggapannya positif. Kami akan tanyakan fakta-fakta yang tidak terungkap, apa benar atau tidak,” kata dia. Terkait dengan izin pemanggilan Antasari dari Lapas Tangerang, Fahri menyatakan hal itu semua sudah diurus. Pihak lapas telah mengizinkan Antasari hadir dalam rapat dengan Timwas, Rabu mendatang.
Baca selanjutnya…

Wakil Ketua Panja Inflasi dan Suku Bunga Komisi XI DPR RI Kemal Azis Stamboel

Wakil Ketua Panja Inflasi dan Suku Bunga Komisi XI DPR RI Kemal Azis Stamboel mengingatkan agar pemerintah menangani secara serius manajemen stok dan distribusi kebutuhan pokok. Inflasi Juni 2011 yang sangat tinggi 0,55%, di atas perkiraan awal BPS yang sebesar 0,1%-0,2% karena melonjaknya harga bahan pokok menjadi peringatan yang serius. Sekarang, memasuki Juli kita akan mendapatkan tekanan tambahan dari biaya sekolah, dan berikutnya bulan Ramadhan dan lebaran. Manajemen stok, terutama beras dan distribusi kebutuhan pokok yang baik mutlak dibutuhkan. Bulog, Kemendag dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) harus bekerja ekstra,” ujar Kemal dalam siaran pers yang diterima Kompas di Jakarta, Senin (4/7/2011).

Anggota DPR dari FPKS ini mengingatkan bahwa inflasi yang terlalu tinggi akan berpengaruh buruk terutama bagi kelompok miskin. Kemal mencontohkan, kenaikan garis kemiskinan sebesar 10,39% dari Rp211.726 menjadi Rp 233.740 per kapita per bulan selama Maret 2010-Maret 2011 adalah bukti beban yang harus mereka tanggung.
Baca selanjutnya…